Mengherankan, Kasus Dugaan Korupsi Ambruknya Jembatan Cikao Kian Tidak Jelas

 

Jembatan Cikao Runtuh

Purwakarta, POSMERDEKA–Tersendat-sendatnya penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Cikao yang berlokasi di Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, Tahun Anggaran 2009-2010 dipertanyakan oleh Komunitas Peduli Purwakarta (KPP). Kasus yang diduga merugikan uang negara sebesar 6 miliar tersebut hingga saat ini belum diketahui ujung pangkalnya walaupun sudah ada tersangka.

Menurut Wakil Koordinator Komunitas Peduli Purwakarta Iwan Gunawan SH, kasus yang sudah disidik oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat tersebut telah memutuskan Mantan Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Purwakarta,  Hadiat, sebagai tersangka. “ Yang saya kritisi dalam hal ini, terkait kelanjutan proses hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya, karena sampai hari ini belum ada inisiatif dari pihak penegak hukum, dalam hal ini Kejati Jawa Barat,” ujarnya pada POSMERDEKA, ketika ditemui di Sekretariat KPP Jalan Kopi Purwakarta, Selasa (30/4).

Lebih lanjut pria yang juga mantan Aktifis HMI Cabang Purwakarta ini mengatakan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, pihak penegak hukum mempunyai kewajiban untuk memproses Hadiat sesuai kapasitasnya sebagai tersangka yang diduga telah melakukan perbuatan yang merugikan keuangan negara. “Oleh sebab itu, kami berkesimpulan pihak penegak hukum tidak serius dalam proses penegakan hukum terkait kasus ini,” imbuhnya.

Iwan menjelaskan, maksud kedatangan dirinya ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat bertujuan mempertanyakan kejelasan status hukum terkait pembangunan Jembatan Cikao. Jika terus dibiarkan seperti ini tidak ada kepastian hukum kasus tersebut. “Sampai akhir April 2013 ini, sama sekali tidak ada kejelasan terkait penanganan hukum kasus tersebut. Kita akan melakukan aksi ke Kejati Jabar dengan jumlah massa yang lebih banyak,” ancamnya.

Hal senada juga diungkapkan Andi S Wanto, salah seorang aktifis KPP. Menurut dia, kendati saat ini jembatan yang digunakan sebagai jalur aktivitas masyarakat Babakan Cikao dan Jatiluhur itu sudah terbangun dan dapat digunakan, tetapi penegak hukum harus tetap memproses tindak pidana dugaan korupsi yang terjadi dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Memang betul saat ini jembatan itu sudah terbangun lagi dan dapat digunakan oleh masyarakat sekitar. Tapi kan tidak menghapus tindakan pidana yang sempat dilakukan oleh tersangka,” jelasnya pada POSMERDEKA. (Nana Cakrana)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s