PELAKU PENGEROYOKAN BELUM DITINDAK POLISI

Pandi iPurwakarta, POSMERDEKA

Trkait sewa menyewa tanah akhirnya emosi tidak terkendali hingga penganiayaan terjadi kepada  2 orang warga yang bernama Pandi Irawan (58) dan Dadan Sugant (44) keduanya warga Kp.Kebonkalapa Desa Malangnengah KEC..Sukatani Kab.Purwakarta. (Rabu, 10/4)

Kronologi kejadian menurunyat temannya Dadan Sugianto (44) ia juga terkena sasaran namun tidak separah Pandi pasalnya ia keburu menghindar alias lari, katanya.

Mereka  keduannya sedang membantu proses pengukuran Tanah milik Sdr.Heru Priyono Stambul di Lokasi Pertambangan Batu Gn.Sembung yang  pengukurannya dilakukan oleh BPN Purwakarta di berhentikan oleh 3 orang satpam Koprasi K2Setia.

Rupanya  dari pihak Koprasi Kayawan 2 Setia (K2S) Gn.Sembung tidak terima tanah garapannya di ukur oleh BPN, maka terjadilah menghalangi jalannya proses pengukuran tersebut, ucapnya.

Menurut keterangan korban lagi, setelah proses pengukuran tanah terhenti, selanjutnya  kami berdua di jemput sejumlah orang dari fihak \koperasi. Mungkin juga ia berkilah, seolah – olah saya di panggil oleh aparat Desa Malangnengah namun sebelum ke Kantor Desa melainkain kami  disuruh mampir ke Kantor Koperasi Gn.Sembung, ujarnya lagi kepada Medikom

Maka disitulah kami berdua di aniaya hingga babak belur dan pingsan (Visum dokter). Namun saya (Dadan) tidak terluka parah hanya memar terkena lemparan batu pada punggung saya karena saya keburu lari. Penganiayaan dilakukan bersama-sama oleh 10 0rang anggota koperasi K2 Setia Gn.sembung,  yaitu |Er , Iw,. Nan Ir, Yad, Nen, , Abs, Pol, Ed, Dd S.

Dan pada waktu itu ada yang menyaksikan terjadinya penganiayaan adalah oknum Ketua Koperasi Gn.Sembung yaitu HAD juga sebagai anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Purwakarta dan lagi dua Oknum Polisi yang menyaksikan yaitu IY dan DK.anggota Polsek dari Sukatani dan Plered.

Dan juga menurut  keterangan korban kenapa 2 oknum Polisi tersebut tidak mecegahnya ? padahal mereka sebagai pengayom masyarakat. Hingga berita ini diturunkan 10 orang pelaku pengeroyokan belum dipanggil  polisi, sehingga korban dan warga bertanya-tanya, katanya Dihawatirkan waktu dekat ini karena pelaku belum ditahan, baik dari teman atau saudaranya korban akan menuntut balas kepada pihak Koperasi.K2 Setia.

 Menurut Kapolsek Sukatani AKP Nur Cahyo ditemui di kantornya (Rabu,16/4) penganiayan bersama-sama dijerat pidana pasal 170 KUHP maximal 2 atau 3 tahun penjara.

Ditanya mengenai terjadinya pengeroyokan dan penganiayaan tersebut itu sudah ditangani oleh Mapolres Purwakarta dan kami belum ada perintah untuk penangkapan mereka, ujarnya.

Karena ada isu yang berkembang di masyarakat bahwa pelaku penganiayaan bukan warga Kb.Kalapa melainkan anggota K2 Setia,

Tolonglah kepada pihak yang menangani masalah ini  agar pelakunya di tahan dahulu pasalnya para pelaku ada kemungkinan bisa melarikan diri ke luar kota atau bersembunyi, katanya.

Demikian keterangan korban kepada PM. (AM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s