Komunitas Peduli Purwakarta Adukan Kejari dan Kejati ke Jaksa Agung

Komunitas Peduli Purwakarta

Purwakarta, POSMERDEKA–Komunitas Peduli Purwakarta mengadukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bandung ke Kejaksaan Agung berkaitan dengan dua putusan dari Mahkamah Agung dan Putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Inkrah) terhadap perkara kasus korupsi yang melibatkan tiga pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, beberapa waktu lalu.

Melalui kuasa hukumnya Hotman Paris Hutapea & Patners, Komunitas Peduli Purwakarta mempertanyakan kelanjutan penyidikan yang dilakukan oleh Kejari Purwakarta dan Kejati Bandung terhadap Dedi Mulyadi yang jelas-jelas disebutkan terlibat tindak pidana korupsi berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta No. 65/Pid.B/2008/PN.PWK Jo. Putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Barat No. 401/Pid/2008/PT.Bdg Jo. Putusan Mahkamah Agung No. 2154 K/Pid.Sus/2008 serta Putusan PN Purwakarta No. 103/Pid.B/2008/PN.PWK Jo Putusan PT Jawa Barat No. 481/Pid/2008/PT.Bdg Jo Putusan Mahkamah Agung No. 139/Pid.Sus/2009.

Menurut Kuasa Hukum Komunitas Peduli Purwakarta, Hotman Paris Hutapea, pihaknya mengadukan Kejari Purwakarta dan Kejati Bandung ke Kejaksaan Agung karena tidak melakukan penyidikan dan tidak menetapkan status tersangka kepada Dedi Mulyadi.

“Berdasarkan Putusan Pengadilan dan Putusan MA, jelas disebutkan adanya keterlibatan Dedi Mulyadi dalam tindak pidana korupsi atas Dana Islamic Centre yang diuraikan Majelis Hakim. Lalu kenapa pihak Kejari Purwakarta dan Kejati Bandung tidak menindaklanjutinya? Ini ada udang dibalik berlian,” jelas Hotman.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Komunitas Peduli Purwakarta, Munawar Kholil, mengatakan, pihaknya telah memberikan kuasa kepada Hotman Paris Hutapea & Patners untuk mengungkap kasusnya agar masyarakat Purwakarta tidak dibodohi lagi. Karena selama ini berbagai upaya telah dilakukan tetapi menemui jalan buntu.

“Saya sudah melakukan berbagai upaya hukum tapi selalu menemui jalan buntu. Setelah bertemu dengan Bang Hotman ada pencerahan terhadap kasus Dana Islamic Centre dan semoga keadilan bisa berjalan di Purwakarta,” tutur aktivis anti korupsi yang akrab dipanggil Kholil ini. (Irfan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s