Sejumlah Perawat dan Pasien RSUD Bayu Asih Tidak Bisa Mencoblos

Pencoblosan Pilkada di RSUD Bayu Asih

Purwakarta, POSMERDEKA—Pelaksanaan pesta demokrasi lima tahun sekali di Kabupaten Purwakarta ternyata tidak bisa diikuti oleh seluruh masyarakat. Ini terbukti masih adanya masyarakat yang tidak bisa memberikan hak suaranya. Seperti yang terjadi di RSUD Bayu Asih Purwakarta, Jawa Barat. Hal ini terjadi terhadap sejumlah perawat dan pasiennya.

Dulrahman, salah seorang perawat di RSUD Bayu Asih Purwakarta, mengatakan, dirinya tidak bisa mencoblos karena harus ada surat atau formulir A8 dari TPS dimana dia tinggal untuk bisa mencoblos di TPS terdekat tempat bekerja.

“Saya datang ke TPS 10 Kelurahan Nagri Kidul tapi oleh petugasnya ditolak karena tidak membawa surat pengantar dan formulir A8 dari TPS tempat tinggalnya,” ujar Dulrahman pada POSMERDEKA ketika ditemui di RSUD Bayu Asih Purwakarta, Sabtu (16/12).

Ditemui seusai pencoblosan, Ketua TPS 10 Kelurahan Nagri Kidul, Herman, mengatakan, pihaknya tidak mendapat instruksi dari KPU untuk jemput bola ke RSUD Bayu Asih. Tetapi pihaknya membenarkan bila untuk perawat ada pasien RSUD bisa mencoblos di TPS 10 bila membawa surat pengantar dan formulir A8 dari TPS tempat tinggalnya. “Saya hanya menjalankan tugas, bila ada instruksi ya saya jalan. Kalau saya jalan tidak berdasarkan instruksi dari KPU saya takut disalahkan,” jelas Herman pada POSMERDEKA.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu via telepon selulernya, Ketua KPU Kabupaten Purwakarta, Deni Ahmad Chaidar, mengatakan, bahwa pihaknya sudah memberikan instruksi kepada TPS 10 yang berada di wilayah RSUD Bayu Asih untuk mengecek perawat dan pasien yang mempunyai hak pilih.

“Saya dari pagi sudah memberikan instruksi kepada TPS 10, untuk perawat adan pasien yang akan mencoblos harus ada surat pengantar dan formulir A8 dari TPS tempatnya tinggal,” jelas Deni.

Menyikapi kondisi yang terjadi di RSUD Bayu Asih Purwakarta, pihak Bawaslu mengaku merasa kecewa karena di RSUD Bayu Asih tidak ada TPS-nya untuk perawat dan pasien yang tidak bisa mencoblos di tempat tinggalnya karena harus melakukan pelayanan kepada masyarakat serta alasan sakit dan sedang dirawat. (Irfan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s