BKPP Wilayah II Jabar Gelar Rakor Program Wajar 12 Tahun

DCIM100MEDIA

Purwakarta, POSMERDEKA—Dalam rangka menyongsong pelaksanaan rintisan Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun di Jawa Barat, khususnya kabupaten/kota yang ada di Wilayah II Provinsi Jawa Barat yang meliputi Kabupaten Subang, Karawang, Purwakarta, Bekasi dan Kota Bekasi, Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) Wilayah II Provinsi Jawa Barat menggelar rapat koordinasi (rakor) fasilitasi persiapan pelaksanaan Wajar 12 tahun kabupaten/kota se wilayah II Provinsi Jawa Barat, bertempat di BKPP Purwakarta, Jl. Siliwang, Purwakarta, baru-baru ini.

Dalam sambutannya, Kepala BKPP Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Ir. Deddi Mulyadi mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan pendidikan sangat penting bagi kelangsungan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) suatu bangsa. Komitmen pemenuhan kebutuhan pendidikan bagi setiap warga negara tanpa terkecuali merupakan kewajiban negara. “Setelah selesainya program Wajar 9 tahun, maka belum lama ini pemerintah melalui Kementrian Pendidkan Nasional mencanangkan program wajib belajar 12 tahun sebagai kelanjutan program wajar 9 tahun,” papar Deddi

Menurut dia, kondisi pendidkan di wilyah II Provinsi Jawa Barat masih rendah. Hal ini terlihat dari kondisi rata-rata lama sekolah tahun 2011 sebagai berikut : Kabupaten Purwakarta 7,56, Subang 7,03, Karawang 7,04, Kabupaten Bekasi 8,41, dan Kota Bekasi 10,64, jadi rata-rata wilayah II hanya 8,14. “Dengan kondisi ini perlu adanya upaya dari kita semua untuk lebih konsen lagi dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Apalagi pada tahun 2013 mendatang Program Wajib Belajar 12 tahun harus segera dilaksanakan,” jelas Deddi.

Deddi menambahkan, melalui forum rakor ini diharapkan merupakan wadah silaturahmi untuk duduk bersama, saran pandang dan tukar informasi dalam menghadapi permasalahan terkait persiapan program wajar belajar 12 tahun. “Mudah-mudahan rakor ini dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat juga membuahkan sinergitas program kabupaten/kota dengan provinsi lebih baik lagi,” harapnya.

Dihubungi sela-sela kegiatan rakor tersebut, Kabid Kesejahteraan Sosial H. Sopro Sopy selaku panitia mengatakan pada wartawan, maksud diselenggarakan rakor tersebut yaitu untuk meningkatkan prosedur komunikasi yang baik melalui media curah pendapat dan tukar informasi antar instansi kabupaten dengan Provinsi Jabar dalam upaya rintisan wajib belajar 12 tahun.

Sedangkan sasaran dari rakor ini yaitu dinas maupun badan yang ada di kabupaten/kota se wilayah II Provinsi Jabar terdiri dari unsur Bappeda, Dinas Pendidikan, Perguruan Tinggi, pemerhati pendidikan, kabag kesra, komite sekolah serta tokoh masyarakat.

Sementara itu, narasumber yang hadir pada sesi pemaparan materi, yaitu Sekretaris Dinas Pendidikan Propinsi Jabar, Dedi Setiadi, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jabar, Toto Purwanto dan pihak akademisi Prof. Ace Suyadi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. (Saeful R. Sutedjo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s