E. Jaeni Dahlan, Dari Madrasah Membongkar Koruptor

Purwakarta, POSMERDEKA—Secara harfiah, tindakan atau perilaku para koruptor sudah menjadi rahasia umum di negeri ini. Ekses dari menjamurnya para pelaku korupsi yang tidak tersentuh oleh hukum telah menimbulkan reaksi yang beragam dari masyarakat.

Dewan Pimpinan Pusat Forum Anti Korupsi Purwakarta (DPP FAKTA) yang dibidani beberapa tokoh reformis muda Purwakarta, merasa terpanggil untuk menyikapi berbagai isu kasus korupsi di Purwakarta yang hanya teronggok menjadi sebuah berkas di meja penyidik, tanpa adanya kepastian hukum yang jelas. Tentunya, hal itu merupakan tantangan bagi Ketua Umum DPP FAKTA, E. Jaeni Dahlan beserta jajaran pengurus lainnya dalam menyikapi isu-isu tersebut.

Sosok Jaeni Dahlan sendiri selaku pimpinan dalam menjalankan roda organisasi FAKTA, ternyata bukan dari kalangan aktivis ataupun kalangan akademis yang ada korelasinya dengan permasalahan hukum. Pria yang sehari-harinya akrab disapa Jejen ini ternyata merupakan jebolan Madrasah Aliyah (MA), yang notabene tidak ada relevansinya dengan “perjuangannya” saat ini.

Sebagai seorang swasta murni yang bergerak di bidang kelistrikkan, tentunya dunia hukum merupakan dunia yang baru baginya. Namun, hal itu merupakan sebuah dinamika bagi Jejen dalam menciptakan sebuah kultur yang baru bagi masyarakat Purwakarta.

“Intinya, saya dan rekan-rekan di FAKTA merasa terpanggil untuk ikut menciptakan supremasi hukum yang jelas. Selain itu, saya merasa, kalau tingkat perilaku korupsi di Purwakarta sudah sangat kronis. Kondisi seperti ini tentunya perlu untuk disikapi,” kata Jejen pada POSMERDEKA ketika ditemui di Sekretariat DPP FAKTA di Gg. Wortel, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Purwakarta, Selasa (20/11).

“Bukan berarti kita tidak percaya lagi pada kalangan yudikatif. Akan tetapi kami dari FAKTA bermaksud membantu mereka dalam membongkar kasus-kasus korupsi yang terjadi di Purwakarta,” imbuhnya.

Menurut dia, pihaknya tidak akan tinggal diam dalam menyikapi berbagai isu kasus-kasus korupsi di Purwakarta. “Untuk saat ini saja kami sudah mengantongi beberapa kasus yang terindikasi merupakan tindak pidana korupsi. Namun belum ada tindakan ataupun penyidikan dari pihak kepolisian maupun kejaksaan,” terang Jejen.

Jejen menjelaskan, perilaku korupsi di Purwakarta sudah masuk dalam kategori kronis, sehingga organisasi FAKTA yang dipimpinnya akan tetap konsisten dalam menguak dan membongkar kasus-kasus korupsi yang tidak ataupun belum tersentuh oleh hukum.

“Untuk itu kami juga memohon partisipasinya dari masyarakat Purwakarta untuk tidak segan-segan melaporkan perbuatan tindak pidana korupsi kepada pihak kepolisian maupun kejaksaan. Tentunya, kami juga akan terus mengawal setiap penyidikan terhadap para koruptor,” ujarnya.

Lebih lanjut menurut Jejen, organisasi FAKTA yang dipimpinnya saat ini telah merekrut sebanyak 230 anggota yang tersebar di berbagai kecamatan di Purwakarta. “Dengan adanya pengurus daerah (PD) di tingkat kecamatan, tentunya itu akan lebih memudahkan komunikasi dalam bentuk informasi kepada pengurus pusat. Dan tentunya dengan begitu informasi bisa didapat sebanyak mungkin, sehingga informasi dari pelosok desa pun bisa sampai ke telinga pengurus pusat,” jelasnya.

Untuk ke depannya, sambung Jejen, pihaknya sangat mengharapkan sekali akan terjadinya idealisme dalam penegakkan supremasi hukum di Indonesia, khususnya untuk kasus-kasus korupsi. “Sehingga dengan begitu kepercayaan masyarakat terhadap para penegak hukum akan menjadi sebuah landasan yang mendorong kalangan yudikatif dalam memberantas korupsi secara lebih serius lagi,” pungkasnya pada POSMERDEKA. (Nana Cakrana)

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s