GPPP Berdiri Bukan Untuk Merecoki Yudikatif

Purwakarta, POSMERDEKA

Ketua Gabungan Profesi Pers Purwakarta (GPPP), Wawan Suwanda menyatakan siap untuk ikut dalam penegakan supremasi hukum di Purwakarta. “Sepahit apapun hukum harus ditegakkan. Dan keadilan yang merupakan hasil dari sebuah produk hukum harus kita hormati, selama yang namanya adil itu merupakan hasil dari sebuah proses hukum yang murni,” kata Wawan pada POSMERDEKA saat berkunjung ke Sekretariat DPC HIPSI Kabupaten Purwakarta, Kamis (15/11).

Wawan mengaku siap mencurahkan tenaga dan pemikirannya demi terwujudnya sebuah supremasi hukum yang berwibawa. “Tentunya kita sangat mengharapkan agar kalangan yudikatif di Purwakarta lebih obyektif dalam menilai dan melihat suatu kasus maupun perkara. Sehingga dengan mengutamakan obyektifitas, maka berbagai perkara ‘di bawah tangan’ bisa terungkap secara jelas serta tidak pandang bulu dalam penanganannya,” terang Wawan yang akhir-akhir ini lembaga yang didirikannya intens menyoroti aktivitas beberapa perusahaan di Purwakarta yang diduga kerap melakukan pencemaran lingkungan dengan membuang limbah mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) secara sembarangan.

Menurut dia, saat ini dirinya merasakan sesuatu yang lain akan ‘wajah’ Purwakarta setelah berdirinya GPPP. “Tidak sedikit dari kalangan yang mengaku sebagai pengurus sebuah LSM, namun pada kenyataannya hanya bertindak sebagai pengekor pada pelaku korupsi. Hal tersebut sangat disayangkan, mengingat yang namanya LSM berdiri sebagai sosial kontrol bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut menurut dia, keberadaan GPPP bukan untuk merecoki ataupun mengganggu peranan kaum yudikatif di Purwakarta, atau bahkan melakukan intervensi. “Diakui memang, GPPP berdiri karena suatu kondisi. Sehingga kami dari GPPP terkesan hanya sebuah gerakan yang temporer. Tapi bukan itu maksud dari kami mendirikan GPPP. Intinya, GPPP akan tetap konsisten dalam penegakan serta mengawal jalannya supremasi hukum di Purwakarta,” papar Wawan.

Wawan menjelaskan, keberadaan GPPP di Purwakarta jangan sampai dijadikan rival oleh kalangan yudikatif. GPPP berdiri bukan untuk menjadi duri bagi kalangan yudikatif, tetapi akan menjadi mitra yudikatif. “Tentunya peranan kami berbeda dengan kalangan yudikatif yang punya wewenang yudisial. Kami hanya melakukan penyelidikan ataupun menerima laporan-laporan dari masyarakat perihal dugaan terjadinya tindak pidana korupsi maupun terjadinya perusakan serta pencemaran Lingkungan Hidup. Seterusnya kami akan melaporkannya ke pihak yang berwenang,” terangnya. (Nana Cakrana)     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s