Diduga Selewengkan Anggaran Rp. 887 Juta Lima Pejabat Disdikpora Dipanggil Kejaksaan

Purwakarta, POSMERDEKA

Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta saat ini tengah melakukan penyelidikan atas kasus dugaan penyelewengan Proyek Pengadaan Alat Olah Raga senilai Rp. 887 juta yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Purwakarta Tahun 2011.

Kendati pihak Kejari secara kontinyu tengah memeriksa sejumlah pihak terkait kegiatan proyek tersebut, namun pihak Kejari sepertinya masih membatasi informasi kepada wartawan mengenai proses penyelidikan. Alasannya, ketika suatu kasus masih dalam penyelidikan, maka belum bisa dipastikan apakah memiliki bukti kuat untuk ditingkatkan ke penyidikan atau tidak.

Kasi Intel Kejari Purwakarta, Dandeni Herdiana membenarkan, jika saat ini pihaknya sedang menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait kasus pengadaan alat olah raga di Disdikpora Purwakarta tahun 2011. Proyek itu salah satunya adalah pengadaan dayung. Penyelidikan pun sudah berlangsung selama hampir sepekan dengan memintai keterangan sekitar lima orang.

“Pokoknya sudah kita panggil sekitar lima orang untuk dimintai klarifikasi atas persoalan tersebut. Karena kita masih sebatas Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) dari kasus ini. Kita panggil pihak-pihak yang terkait dengan kasus ini,” ungkap Dandeni pada wartawan, belum lama ini.

Dia menegaskan, dalam penyelidikan tersebut pihaknya berupaya untuk memastikan apakah dalam kasus itu kuat dugaan terjadinya kerugian negara atau tidak. Kecuali jika sudah dalam tahap penyidikan, di mana setiap kasus yang ditangani sudah bisa dipastikan terdapat tersangka, serta saksi-saksi, berikut potensi kerugian negara.

Menurut Dandeni, sepanjang tahun ini pihaknya sudah menangani empat kasus dugaan korupsi di Kabupaten Purwakarta. Di mana salah satunya, berkaitan dengan kasus dugaan korupsi anggaran Pemilukada Purwakarta tahun 2008. “Keempat kasus dugaan korupsi tersebut kini prosesnya masih menunggu hasil penghitungan dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas potensi kerugian negara,” terangnya. (Saeful R. Sutejo/Nana Cakrana)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s