RIBUAN PETASAN BESAR KECIL DISITA MAPOLRES PURWAKARTA

Purwakarta,Posmerdeka

Hampir sebulan ini menindak lanjuti Penyakit Masyarakat (Pekat) di Wilayah Mapolres Purwakarta, kami telah menyita 44.992 buah petasan. Petasan tersebut tidak bisa ditampilkan disini karena sebagian petasan atau barang bukti (BB) sudah disiram demi keamanan petasan itu sendiri.

Kemudian ada seitar 108 penjual petasan dan miras ini yang kita bina dan kita minta kepada mereka supaya tidak menjual petasan dan miras lagi. Dan mereka membuat surat pernyataan kepada kepolisian berjanji tidak akan menjual barang tersebut.

Akhir – akhir ini kami  mendapatkan miras lagi 44 botol seperti saudara lihat, ada Manson, Anggur dan segala macam juga berbagai merk lainnya, demikian ucap Kapolres Purwakarta AKBP  U. Bahtiar Purnama saat memberi keterangannya di depan para wartawan Elektronik maupun cetak .Rabu,(1/8).

Kami dari  jajaran Mapolres Purwakarta komitmen dan konsekwen berbagai penyakit masyarakat yang berpotensi tindak pidana. Pada saat ini Para pelaku –pelaku ini belum ada tindakan secara represif dengan cara upaya-upaya penindakan atau penahanan-penahanan namun baru dengan pembinaan. Nanti kedepan seandainya merekan melakukan serupa tentunya dengan prosedur hukum yang berlaku dengan pasal-pasal yang ada . Mengenai kadar miras beralkohol yang disita adalah sekitar 25% dan 45%.yang tidak boleh dikonsumsi baik oleh sendiri maupun umum berdasarkan Perda yang berlaku, lanjutnya.

Menurut Bahtiar, barang Petasan dan Miras yang disampaikan kepada kami berasal dari luar Purwakarta serta mungkin dari Jawa Timur dan daerah lainnya di P.Jawa. Dan memang masyarakat banyak yang menyukai. Disinyalir petasan ini paling banyak adalah anak-anak yang menyukainya dan mereka tidak tahu bahayanya.

Menghimbau kepada penjual petasan agar tidak menjual lagi karena dapat membahayakan sipenjual juga sipemakai, ujarnya didepan, ujar nya lagi.

Usai keterangan tentang Miras dan Petasan dilanjutkan dengan keterangan ditangkapnya 4 orang pengguna Sabu dan Narkotika di wilayah Purwakarta. Pemeriksaan dan penyidikan masih dilakukan saat ini untuk mengetahui siapa pengedar dan siapa pengguna, tambahnya lagi.(AM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s