GEMPUNGAN SEBAGAI SARANA BUPATI PURWAKARTA UNTUK DEKAT DENGAN WARGANYA

Purwakarta, 24 februari 2012

Perum Panorma Indah pagi itu tampak lain dari biasanya terutama di Blok E RW 012 kelurahan Nagrikaler.  Perumahan yang terletak  di tiga kelurahan di kec Purwakarta itu menjadi tempat berlangsungnya acara “ Gempungan “.  Acara yang merupakan program pemerintah kabupaten Purwakarta disambut antusias warga.  Kedatangan Bupati Purwakarta H. Dedi Mulyadi disambut dengan  tarian tradisional sunda yang diperagakan oleh anak – anak Sekolah Dasar . Dalam kesempatan itu Bupati mensosialisasikan berbagai program, diantaranya warga Purwakarta yang sudah berumur 50 tahun lebih mendapatkan perlindungan asuransi kematian sebesar 15 juta rupiah.  Program asuransi ini menurut beliau yang pertama di Indonesia.  Selanjutnya Bupati Dedi Mulyadi menuturkan bahwa kedepan Purwakarta akan menjadi kota budaya, dimana setiap warga purwakarta boleh mengapresiasikan budaya dari manapun sesuai dengan asal kelahiran setiap warganya.  Contohnya membuat himbauan – himbauan atau tulisan pengumuman dengan menggunakan bahasa jawa, dikarenakan lingkungan ditempat tinggalnya mayoritas berasal dari jawa. Begitupun untuk yang berasal dari Sumatera, Madura, Arab dan seterusnya. Syaratnya menurut beliau Cuma Satu, “Cinta Purwakarta”,kedah “Nya’ah ka Purwakarta”.

Dalam bidang kesehatan Bupati menjelaskan bahwa beliau akan menandatangani Peraturan Bupati yang  mengharuskan anak – anak  sekolah membawa bekal makanan dari rumah.  Ini dilakukan untuk mencegah anak –anak jajan sembarangan dan sadar gizi.

Dalam bidang kepengurusan KTP, Purwakarta disebut sebagai kabupaten yang paling diacungi  jempol oleh kabupaten – kabupaten  yang lain di Indonesia karena dinilai paling rapi birokrasinya sehingga pelayanan menjadi cepat dan tidak bertele – tele.

Pada acara Gempungan tersebut Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan seorang warga yang berprofesi sebagai tukang ojeg saat dilakukan Pembagian  secara simbolis kartu kelahiran kepada warga yang mengurusnya dihari itu .  Ada juga kegiatan Sunatan massal  gratis, Perpustakaan keliling,   Pelayanan  kepengurusan Kartu Keluarga, KTP, Kartu Kelahiran anak dibawah 1 tahun dan  kepengurusan Surat Keterangan Usaha (SKU ).

Sungguh program Gempungan ini  bisa  dijadikan sebagai sarana  oleh kang Dedi Mulyadi untuk dekat dan reugreug dengan warganya.

One response to “GEMPUNGAN SEBAGAI SARANA BUPATI PURWAKARTA UNTUK DEKAT DENGAN WARGANYA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s