KADES (?) BANTAH : WARGA TUDING HARGA BERAS MISKIN DI MARKUP

Sejak Tahun 2006 lalu, dimana kebijakan Pemerintahan SBY telah menggelontorkan beras miskin atau disebut RASKIN hingga kini masih berjalan dengan aman. Namun disisi lain raskin tersebut tidak berjalan yang diharapkan masyarakat yaitu murah dan baik pasalnya warga masih ada yang komplen atas kinerja oknum perangkat desa yang buruk menyelewengkan harga raskin tersebut.
“ Memang ada sebagian warga yang menuding bahwa beras miskin yang turun ke desa di markup atau di naikan harganya dari Rp.1.600,-/Kg menjadi Rp.2000,-/Ltr. Wajar saja karena ada ongkos angkut atau transpotasi dari desa ke warga, kata kades (?). Sehingga harga beras raskin bisa naik, tambahnya.
Bagaimana tanggapan dari salahseorang Kades yang masih aktip (?). Menurutnya, beras tersebut tidak turun sendiri dari truk yang pasti ada yang menurunkan yaitu orang, nah orang tersebut perlu uang. Sedangkan dari bulog tidak menyebutkan bahwa truk dan orang itu gratis. Kami harus bagaimana untuk mengeluarkan biaya transpor, apakah dari kantong sendiri ?. Itu tidak mungkin, jadi kami terpaksa harus menaikan harga raskin. Walaupun ada sebagian warga yang protes atau tidak setuju hal ini, itu harus maklum, katanya.
Tapi ada juga prangkat desa yang mengelak dan menyangkal sewaktu ditanya wartawan PM bahwa harga raskin tidak dinaikan sesuai harga yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp.1600,/Kg.Pernyataan tersebut  tidak sesuai dengan kenyataan hasil investigasi wartawan PM dilapangan.
Sementara keterangan lain, kalau suatu kabupaten ada 20 Kecamatan dan 200 Desa berapa Provinsi yang ada di Indonesia ?, katanya lagi.
Memang ironis sekali, kalau digabungkan pemberian jatah raskin seluruh Indonesia tak terhitung jumlanya hingga bertonan yang di markup walaupun Rp.2000,per Kg, apa lagi ini Rp.2000,-per Ltr, kesimpulannya pemerintah harus menanggung beban dari raskin per bulannya berapa milyar ? , dan ini harus dihentikan dengan memanggil petugas KPK agar tidak terus menerus teradi, ucap sejumlah tokoh warga yang tidak setuju hal ini. (Team PM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s